Perubahan tidak selalu mempunyai penyebab sama

Saat menyusui, payudara dapat terasa penuh atau tidak nyaman. Namun, area yang panas, nyeri, membengkak, atau disertai keluhan seperti flu dapat mengarah pada mastitis. Gejala sering muncul pada satu sisi dan berkembang cepat. Penampilan kulit kemerahan dapat lebih sulit terlihat pada kulit gelap, sehingga rasa panas, pembengkakan, dan kondisi tubuh juga perlu diperhatikan.[1]

Menyebut semua benjolan sebagai ASI tersumbat dapat membuat evaluasi berhenti terlalu cepat. Protokol Academy of Breastfeeding Medicine menjelaskan mastitis sebagai spektrum peradangan yang dapat melibatkan keadaan berbeda, termasuk infeksi atau abses. Penilaian diperlukan ketika keluhan tidak mengikuti perbaikan yang diharapkan, bukan hanya ketika pasien sudah tidak mampu menyusui sama sekali.[2]

Bantuan awal tidak berarti memaksa pengosongan

NHS menganjurkan tetap menyusui sesuai kebutuhan bayi, memperoleh bantuan posisi dan perlekatan, serta menghindari memerah lebih banyak daripada kebutuhan bayi. Tekanan atau pijatan kuat pada payudara sebaiknya dihindari. Protokol ABM juga menyoroti bahwa pijatan dalam dapat memperburuk peradangan dan cedera jaringan.[1,2]

Jika menyusui sangat nyeri, mintalah bantuan untuk menilai cara pemberian ASI yang dapat dijalankan. Jangan memaksakan target volume yang dibuat orang lain tanpa memperhatikan keadaan ibu dan bayi. Ceritakan frekuensi menyusui, pemompaan tambahan, perubahan jadwal, dan penggunaan alat. Informasi tersebut membantu tenaga kesehatan memahami pola yang mungkin berkaitan dengan keluhan.

Keluarga dapat membantu menyiapkan makanan, pekerjaan rumah, dan waktu istirahat agar ibu mempunyai ruang untuk mengikuti rencana. Hindari menilai keberhasilan perawatan hanya dari banyaknya ASI yang keluar setelah dipijat. Keberhasilan perlu dilihat dari perkembangan gejala dan kemampuan menjalankan pemberian makan yang sesuai, dengan dukungan tenaga kesehatan bila ada masalah.

Kapan bantuan medis tidak ditunda

Bila gejala tidak membaik setelah sekitar 12–24 jam perawatan awal di rumah, NHS menganjurkan pemeriksaan. Bila sudah menggunakan antibiotik tetapi tidak membaik setelah 48 jam, evaluasi ulang juga diperlukan. Waktu tersebut bukan alasan menunggu ketika keadaan memburuk cepat atau ibu terasa sangat sakit.[1]

Saat menghubungi fasilitas, sampaikan waktu mulai keluhan, suhu bila diukur, sisi yang terkena, dan pengobatan yang sudah diberikan. Jika muncul pembengkakan terlokalisasi yang bertambah atau kondisi tubuh memburuk, minta penilaian segera. Hindari memakai sisa antibiotik dari pengobatan sebelumnya karena kebutuhan obat bergantung pada keadaan saat ini dan perlu dipantau responsnya.

Jika sulit memperoleh layanan yang biasa digunakan, tanyakan pilihan fasilitas lain yang dapat menilai kondisi ibu. Jangan hanya mencari konsultasi tentang teknik menyusui ketika terdapat tanda sakit yang memerlukan pemeriksaan medis. Dukungan laktasi dan penilaian penyakit dapat berjalan bersama; keduanya tidak harus dipilih salah satu.

Keluhan berulang membutuhkan pertanyaan baru

ABM menyarankan evaluasi terhadap mastitis yang berulang, termasuk memastikan diagnosis dan menilai faktor terkait menyusui atau pemompaan. Pada keadaan tertentu, pemeriksaan tambahan seperti kultur atau pencitraan dapat dipertimbangkan oleh dokter. Mengulang pengobatan yang sama tanpa meninjau perjalanan keluhan dapat melewatkan alasan mengapa gejala kembali.[2]

Bawa catatan episode sebelumnya, obat yang digunakan, dan apakah keluhan benar-benar hilang di antara episode. Sebutkan bila pembengkakan selalu berada pada lokasi yang sama. Catatan tersebut membantu membedakan keluhan baru dari keluhan lama yang belum selesai. Jika ada benjolan yang tetap terasa setelah gejala lain membaik, tanyakan bagaimana area tersebut akan dipantau sampai terjelaskan.

Tidak semua keluhan yang menetap berarti kanker, tetapi masa menyusui juga tidak membenarkan pengabaian perubahan payudara. Dokter dapat memilih evaluasi sesuai temuan. Bila pencitraan atau biopsi disarankan, minta penjelasan tujuan dan dampaknya pada rencana menyusui, bukan membatalkan pemeriksaan berdasarkan anggapan bahwa semua prosedur harus menunggu selesai menyusui.

Pastikan ada rencana setelah konsultasi

Tuliskan cara perawatan yang disepakati, kapan diharapkan membaik, dan kapan perlu kembali. Tanyakan obat mana yang digunakan serta instruksi selama menyusui. Bila menerima beberapa saran yang saling berbeda, sampaikan kepada tenaga kesehatan agar rencana dapat disatukan.

Ibu tidak perlu merasa bersalah karena membutuhkan bantuan atau karena pola menyusui berubah selama sakit. Fokus utama ialah kondisi ibu dan bayi serta penyelesaian keluhan. Pendamping dapat membantu mengamati perkembangan, mencatat pertanyaan, dan mengurus jadwal. Dukungan yang tenang membuat pasien lebih mudah melaporkan masalah sejak awal dan mengikuti tindak lanjut sampai keluhan benar-benar teratasi.

Diagram pendukung
Tiga langkah menghadapi keluhan saat menyusui: ceritakan perubahan, minta bantuan, dan evaluasi ulang bila diperlukan.
Diagram original Tim Editorial SMC. Hindari pijatan kuat; jangan menunggu bila keadaan memburuk cepat.

Referensi

  1. Mastitis
    Tanggal sumber: 2023-03-17; diperiksa: 2026-10-24
  2. ABM Clinical Protocol36: The Mastitis Spectrum, Revised2022
    Tanggal sumber: 2022-05; diperiksa: 2026-10-24