Angka jutaan sel terdengar meyakinkan. Pertanyaan yang lebih berguna adalah: dihitung dengan alat apa, berapa yang hidup, dan berapa volume yang benar-benar diberikan? Cell counter membantu membuat pertanyaan ini terukur. Namun, hasil hitung belum sekaligus menjawab jenis sel maupun manfaat terapinya.
Literatur utama yang diulas
Apa yang dikerjakan cell counter
Alat penghitung sel menaksir jumlah atau konsentrasi sel pada sampel. Dengan metode pewarnaan dan perangkat yang sesuai, pengujian juga dapat membedakan sel hidup dan mati. Studi Sforza dan kolega pada 2026 menggunakan NC-200 dari ChemoMetec untuk menilai jumlah sel berinti dan viabilitas hasil pemrosesan jaringan sepuluh donor. Ini contoh pengukuran nyata dalam penelitian, bukan klaim bahwa alat tersebut tersedia di SMC. [1]
SVF berisi berbagai jenis sel. Karena itu, jumlah sel berinti tidak boleh otomatis disebut jumlah stem cell. Penanda sel dan komposisi memerlukan pemeriksaan tambahan, misalnya flow cytometry. Konsensus IFATS–ISCT menjelaskan perlunya karakterisasi SVF dan membedakannya dari sel hasil kultur. [2]
Mengubah konsentrasi menjadi perkiraan dosis
Contoh perhitungan, bukan data pasien: konsentrasi 2 juta sel per mL dengan viabilitas 80% menghasilkan perkiraan 1,6 juta sel hidup per mL. Jika 5 mL diberikan, perkiraan dosisnya 8 juta sel hidup. Rumus ini berlaku bila angka awal mencakup sel hidup dan mati; jangan mengalikan viabilitas lagi bila alat sudah melaporkan konsentrasi sel hidup.
Laporan perlu mencantumkan waktu pengukuran, pengenceran, volume akhir, metode, dan jenis hitungan. Sel menggumpal atau sampel tidak representatif dapat mengganggu penaksiran. Jumlah yang disiapkan juga belum tentu sama dengan jumlah yang benar-benar diberikan.
Apakah lebih banyak selalu lebih bermanfaat
Dosis terukur membantu konsistensi dan perbandingan penelitian. Namun, dosis optimal harus ditentukan untuk produk, rute, dan penyakit tertentu. Studi Garza 2020 pada 39 peserta OA lutut membandingkan kelompok dosis SVF dengan placebo. Studi kecil tersebut tidak menetapkan aturan bahwa semakin banyak sel pasti semakin baik untuk seluruh penyakit. [3]
Jumlah perlu dibaca bersama viabilitas, komposisi, dan hasil klinis. Meminta laporan cell count merupakan langkah transparansi yang berguna; menjadikan angka terbesar sebagai satu-satunya ukuran mutu justru menghilangkan informasi penting.
Referensi dan konteks bukti
- Sforza dkk 2026 — Mechanical isolation of stromal vascular fraction using a spiral-based device. Journal of Biological Engineering 20:107. DOI 10.1186/s13036-026-00688-z · Penelitian primer
- Bourin dkk. (2013) — Stromal cells from the adipose tissue-derived stromal vascular fraction and culture expanded adipose tissue-derived stromal/stem cells: a joint statement of the International Federation for Adipose Therapeutics and Science (IFATS) and the International Society for Cellular Therapy (ISCT) · Konsensus ilmiah
- Garza dkk 2020 — Clinical Efficacy of Intra-articular Mesenchymal Stromal Cells for the Treatment of Knee Osteoarthritis · Penelitian primer




