PRP membawa trombosit dan molekul sinyal yang menarik untuk penelitian perbaikan jaringan. Tetapi PRP bukan stem cell. Istilah serum juga perlu diperjelas: serum darah, platelet lysate, dan serum kosmetik merupakan bahan berbeda. Ulasan ini membahas kapan istilah pemicu pertumbuhan sel masuk akal dan kapan klaimnya melampaui penelitian.
Literatur utama yang diulas
Apa sebenarnya PRP
Platelet-rich plasma adalah plasma dengan konsentrasi trombosit yang diperkaya melalui pemrosesan darah. Trombosit melepaskan berbagai molekul sinyal saat teraktivasi. Dalam penelitian, komposisi bahan, konsentrasi, cara aktivasi, dan jenis sel sasaran menentukan respons. Menyebut semua preparat sebagai PRP tidak membuatnya identik. [1]
Serum darah merupakan cairan yang diperoleh setelah darah membeku. Platelet lysate dibuat dengan memecah trombosit untuk memperoleh isinya. Keduanya tidak dapat dipertukarkan begitu saja dengan PRP; apalagi dengan serum perawatan kulit yang merupakan istilah formulasi kosmetik. [2]
Apa yang ditemukan peneliti
Amable dan kolega membandingkan kultur MSC dari sumsum tulang, lemak, dan Wharton’s jelly. Penambahan PRP pada media memengaruhi proliferasi, diferensiasi, dan protein yang dihasilkan. Respons bergantung pada asal sel. Ini mendukung penelitian PRP sebagai suplemen media kultur, bukan kesimpulan bahwa suntikan PRP memperbanyak stem cell di seluruh tubuh. [1]
Muraglia dan kolega memisahkan komponen platelet lysate dari serum turunan plasma. Dalam model kultur, komponen trombosit membantu mendorong sel memasuki kembali siklus pembelahan, sementara komponen serum menopang pertumbuhan. Kombinasinya memberi respons yang berbeda dari masing-masing bahan sendiri. Penelitian ini menggunakan preparat laboratorium tertentu. [2]
Bagaimana menerjemahkannya untuk pasien
Ungkapan yang lebih tepat adalah bahwa turunan trombosit dapat memodulasi respons sel pada kondisi tertentu. Kata memicu tidak berarti sel pasti berubah menjadi jaringan baru, apalagi menjamin lutut, rambut, atau kulit pulih. Bukti untuk satu lokasi dan satu preparat tetap perlu diuji pada lokasi dan preparat lain.
Sebelum mempertimbangkan tindakan, pembahasan perlu menyebut diagnosis, bahan yang diberikan, cara pembuatan, target hasil, dan pembandingnya. Bila PRP digabung dengan terapi sel, penelitian kombinasi diperlukan untuk mengetahui apakah ada manfaat tambahan. Keberhasilan menumbuhkan sel di cawan belum menjawab pertanyaan itu.
Referensi dan konteks bukti
- Amable dkk 2014 — Mesenchymal stromal cell proliferation, gene expression and protein production in human platelet-rich plasma-supplemented media · Penelitian primer
- Muraglia dkk 2017 — Culture Medium Supplements Derived from Human Platelet and Plasma: Cell Commitment and Proliferation Support · Penelitian primer




