Smartwatch dapat membantu melihat pola tidur dari malam ke malam, tetapi angka yang tampil merupakan hasil algoritma perangkat. Akurasi mendeteksi tertidur tidak sama dengan akurasi membedakan tidur dalam, REM, atau gangguan napas. Karena itu, satu persentase akurasi tidak dapat mewakili seluruh fitur dan merek. [1,2]
Apa yang sebenarnya dibandingkan
Studi validasi membandingkan perangkat dengan polisomnografi, yang merekam sinyal tidur secara lebih lengkap. Penelitian pada 35 orang tanpa gangguan tidur tahun 2024 menemukan sensitivitas deteksi tidur setidaknya 95 persen pada tiga perangkat yang diuji. Namun, sensitivitas membedakan tahapan tidur bervariasi sekitar 50 hingga 86 persen. Angka tersebut bukan berarti semua smartwatch 95 persen akurat untuk seluruh diagnosis. [1]
Penelitian lain pada lima perangkat menunjukkan pola bias yang berbeda menurut perangkat dan parameter. Model, versi algoritma, karakter peserta, dan kondisi pengujian memengaruhi hasil. Perangkat lama dan baru tidak boleh dianggap mempunyai kemampuan identik. [2]
Mengapa angka dapat berbeda dari pengalaman
Perangkat konsumen memperkirakan tidur dari sinyal seperti gerakan dan denyut, sesuai sensor yang dimiliki. Berdiam diri saat terjaga dapat sulit dibedakan dari tidur. Laporan yang tampak bagus tidak menghapus keluhan pasien, dan skor rendah satu malam tidak cukup untuk mendiagnosis penyakit.
Studi tahun 2026 juga menemukan bias menurut parameter dan kesesuaian terbatas dengan polisomnografi pada perangkat yang diuji. Kesimpulan praktisnya adalah memakai data sebagai tren pendamping, bukan penilaian klinis lengkap mengenai arsitektur tidur. [3]
Notifikasi apnea mempunyai tujuan khusus
Sebagian fitur telah mendapat otorisasi untuk memberi notifikasi risiko sleep apnea. Klasifikasi FDA menegaskan bahwa fungsi itu tidak dimaksudkan sebagai diagnosis mandiri atau pengganti metode diagnosis tradisional. Tidak menerima notifikasi juga bukan jaminan bebas apnea. [4]
Saat konsultasi, bawa pola beberapa malam dan keluhan siang hari. Catat model perangkat serta fitur yang digunakan. Data menjadi lebih berguna ketika menjawab pertanyaan yang jelas, misalnya perubahan jadwal atau tidur terputus. Mengejar angka tidur dalam tertentu setiap malam justru dapat mengalihkan perhatian dari gejala dan kebiasaan yang perlu ditangani.
Referensi
- Accuracy of Three Commercial Wearable Devices for Sleep Tracking in Healthy Adults. 2024
- Kainec et al. 2024. Evaluating Accuracy in Five Commercial Sleep-Tracking Devices
- Performance of three consumer sleep-tracking devices compared with actigraphy and polysomnography. 2026
- FDA — Device classification for over-the-counter assessment of sleep apnea risk




