Disfungsi ereksi dapat menjadi alasan untuk menilai kesehatan lebih luas, termasuk pembuluh darah dan metabolisme. Pedoman AUA menyebut DE sebagai penanda risiko penyakit kardiovaskular dan kondisi lain yang mungkin memerlukan evaluasi. Ini tidak berarti setiap orang dengan DE pasti mempunyai sumbatan jantung. [1]
Ereksi membutuhkan koordinasi beberapa sistem
Aliran darah, saraf, hormon, dan keadaan psikologis berperan dalam respons seksual. Pada diabetes, perubahan pembuluh darah serta saraf dapat berkontribusi terhadap kesulitan ereksi. Karena penyebab dapat bercampur, terapi tidak selalu cukup berupa satu obat. [2]
Penilaian dapat mencakup tekanan darah, riwayat gula dan lipid, merokok, serta kemampuan beraktivitas. Dokter menyesuaikan pemeriksaan dengan kondisi. Tidak semua pasien membutuhkan pemeriksaan jantung yang sama, tetapi riwayat yang lengkap penting sebelum memilih terapi seksual.
Sampaikan gejala saat beraktivitas
Nyeri dada, sesak tidak biasa, atau penurunan kemampuan aktivitas perlu diberitahukan. Bila gejala akut muncul, cari pertolongan sesuai keadaan dan jangan menundanya demi membahas terapi ereksi. Keselamatan aktivitas seksual merupakan bagian konsultasi pada pasien dengan penyakit jantung. [1]
Bawa seluruh obat, terutama obat jantung. Obat ereksi tertentu mempunyai interaksi penting, sehingga resep dari sumber berbeda tetap perlu diketahui oleh dokter yang menangani.
Tangani faktor dasar sambil membahas fungsi seksual
Aktivitas, pengendalian berat badan, berhenti merokok, dan pengelolaan penyakit penyerta dapat menjadi bagian rencana. Pilihan obat atau alat untuk DE dibahas sesuai kebutuhan serta preferensi pasien. Pasien tidak harus menunggu seluruh faktor risiko sempurna untuk mulai membicarakan keluhan. [3]
Ukuran keberhasilan mencakup kenyamanan, fungsi, dan kualitas hidup. Perbaikan ereksi tidak membuktikan semua risiko pembuluh darah telah hilang, sehingga kontrol penyakit dasar tetap berjalan.
DE dapat membuka kesempatan pemeriksaan yang selama ini tertunda. Percakapan yang tidak menghakimi membantu pasien menyampaikan masalah lebih awal. Tujuannya bukan menakut-nakuti dengan penyakit jantung, melainkan memastikan keluhan seksual tidak ditangani terpisah dari kesehatan keseluruhan.
Referensi
- AUA. 2018. Erectile Dysfunction Guideline
- NIDDK — Diabetes Sexual and Bladder Problems
- NIDDK — Treatment for Erectile Dysfunction




