Derajat wasir sering dibayangkan sebagai tangga penyakit yang selalu berakhir dengan operasi. Padahal, klasifikasi derajat terutama menjelaskan prolaps hemoroid internal: apakah jaringan keluar dari anus dan bagaimana jaringan itu kembali masuk. Angka tersebut membantu komunikasi, tetapi tidak merangkum seluruh keluhan atau kebutuhan pasien.

Literature review ini menghubungkan klasifikasi dengan pilihan perawatan serta uji acak terbaru yang membandingkan ligasi karet dan hemoroidektomi pada derajat III. Pertanyaan utamanya bukan hanya “derajat berapa”, melainkan masalah apa yang ingin diselesaikan dan konsekuensi pilihan tersebut.

Daftar isi
  1. Apa arti derajat I, II, III, dan IV?
  2. Derajat prolaps berbeda dari beratnya keluhan
  3. Apa yang biasanya menjadi dasar terapi awal?
  4. Bagaimana pedoman menghubungkan derajat dengan tindakan?
  5. Uji HollAND 2025: pemulihan cepat dan kekambuhan perlu ditimbang bersama
  6. Keputusan yang baik mempunyai tujuan dan rencana cadangan

Apa arti derajat I, II, III, dan IV?

Pada derajat I, hemoroid internal tidak keluar dari anus. Derajat II keluar saat mengejan kemudian masuk sendiri. Derajat III membutuhkan bantuan untuk masuk kembali. Pada derajat IV, jaringan yang keluar tidak dapat dimasukkan kembali. Pembagian ini berlaku untuk hemoroid internal, bukan untuk semua benjolan di kulit sekitar anus. [1]

Angka tersebut juga bukan stadium kanker. Hemoroid dan kanker merupakan diagnosis berbeda. Istilah yang tepat membantu menghindari ketakutan bahwa derajat IV berarti penyakit ganas telah menyebar.

Jangan mencoba menentukan derajat dengan memaksa memasukkan jaringan yang sangat sakit. Pemeriksaan langsung diperlukan untuk memastikan jenis kelainan dan membedakan komponen dalam, komponen luar, atau masalah lain.

Derajat prolaps berbeda dari beratnya keluhan

Hemoroid internal dapat berdarah tanpa nyeri, sementara trombosis pada hemoroid eksternal dapat sangat nyeri. [1] Karena itu, skala nyeri tinggi tidak otomatis berarti hemoroid internal derajat IV. Nyeri berat bersama demam atau menggigil membutuhkan penilaian segera terhadap kemungkinan penyebab lain. [5]

Sebagai contoh hipotetis, dua pasien dengan derajat II dapat mempunyai prioritas berbeda: seorang terganggu darah yang berulang, sementara yang lain lebih terganggu jaringan keluar dan kesulitan membersihkan area anus. Derajatnya sama, tetapi ukuran keberhasilan yang mereka harapkan belum tentu sama.

Mencatat frekuensi darah, kejadian prolaps, dan dampak pada aktivitas membantu percakapan menjadi konkret. Foto atau angka derajat saja tidak menggantikan cerita tersebut.

Apa yang biasanya menjadi dasar terapi awal?

Perawatan dapat mencakup meningkatkan serat, menghindari mengejan dan duduk terlalu lama di toilet, serta mengatur tinja agar lebih mudah dikeluarkan. Pilihan obat atau suplemen dibicarakan sesuai kebutuhan. [3] Tujuannya mengurangi faktor yang memperberat gejala; bukan menjanjikan bahwa semua prolaps akan hilang hanya dengan perubahan pola makan.

NIDDK menjelaskan bahwa ligasi karet digunakan pada hemoroid internal tertentu: jaringan yang diikat kehilangan pasokan darah lalu terlepas. Tindakan ini harus dilakukan tenaga medis, bukan dicoba sendiri. Hemoroidektomi mengangkat jaringan hemoroid dan dapat dipertimbangkan pada hemoroid besar atau ketika pilihan lain tidak cukup. [3]

Bagaimana pedoman menghubungkan derajat dengan tindakan?

ASCRS 2024 menempatkan prosedur rawat jalan, terutama ligasi karet, sebagai pilihan pada kebanyakan hemoroid internal derajat I–II dan sebagian derajat III yang tidak membaik dengan perawatan konservatif. Hemoroidektomi umumnya dipertimbangkan untuk komponen eksternal atau kombinasi internal–eksternal yang simptomatik, khususnya derajat III–IV. [2]

Kata sebagian penting. Derajat III tidak menghasilkan satu keputusan otomatis untuk semua orang. Komponen luar, respons terhadap terapi sebelumnya, kondisi kesehatan, dan preferensi pasien ikut menentukan pembicaraan.

Uji HollAND 2025: pemulihan cepat dan kekambuhan perlu ditimbang bersama

Di sepuluh rumah sakit Belanda, 87 pasien derajat III diacak ke ligasi karet atau hemoroidektomi. Hingga dua sesi ligasi diperbolehkan. Penelitian terbuka ini menilai kualitas hidup dan kekambuhan selama 12 bulan. [4]

Kekambuhan lebih sering dilaporkan setelah ligasi daripada setelah hemoroidektomi. Angka persentase pada abstrak dan tabel hasil publikasi ini tidak sepenuhnya konsisten; karena itu, perbandingan di sini disampaikan secara kualitatif. Namun, kelompok hemoroidektomi mengalami lebih banyak nyeri pada minggu pertama; kelompok ligasi kembali bekerja lebih cepat. Jadi, hasil jangka pendek dan ketahanan hasil tidak selalu mengarah pada pilihan yang sama. [4]

Penelitian berhenti dini karena keterbatasan dana. Sampel kecil, preferensi pasien, dan pandemi membatasi perekrutan. Tidak ditemukannya perbedaan komplikasi yang jelas juga bukan bukti kedua prosedur pasti sama aman pada semua pasien. Hasil derajat III ini tidak boleh dipindahkan begitu saja ke derajat I atau hemoroid eksternal saja. [4]

Keputusan yang baik mempunyai tujuan dan rencana cadangan

Tanyakan tujuan utama terapi: mengurangi perdarahan, mengatasi prolaps, memperbaiki kebersihan, atau mengurangi kebutuhan tindakan berulang. Bahas pula waktu pemulihan yang realistis dan apa yang dilakukan bila keluhan kembali.

Mintalah penjelasan bagian anatomi yang ditangani oleh prosedur yang disarankan. Nama teknologi saja belum menjawab kecocokannya. Rencana menjadi lebih jelas ketika dokter dan pasien menyepakati manfaat yang dicari, beban pemulihan yang dapat diterima, dan cara menilai hasilnya.

Literatur yang diulas dan sumber pendukung

  1. ASCRS. Hemorrhoids Expanded Information.
    Informasi pasien organisasi profesi
  2. Hawkins dkk. (2024). The American Society of Colon and Rectal Surgeons Clinical Practice Guidelines for the Management of Hemorrhoids.
    Pedoman klinis; rekomendasi pemeriksaan terpilih, bukan uji diagnostik tunggal
  3. NIDDK. Treatment of Hemorrhoids.
    Informasi pasien mengenai perawatan dan tindakan
  4. van Oostendorp dkk. (2025). Comparison of Rubber Band Ligation and Hemorrhoidectomy in Patients With Symptomatic Hemorrhoids Grade III: A Multicenter, Open-Label, Randomized Controlled Noninferiority Trial.
    Uji acak terbuka HollAND; berhenti dini, ukuran sampel kecil
  5. NHS. Anal pain.
    Informasi gejala, perawatan umum, dan kegawatan

Ulasan naratif ini menghubungkan publikasi terpilih dengan pertanyaan klinis pembaca; bukan systematic review. Ilustrasi bukan gambar dari jurnal. Informasi tidak menentukan kelayakan tindakan seseorang tanpa pemeriksaan.